Assalaamu’alaikum,
Kepada para mahasiswaku tercinta, penggunaan media internet sebagai sarana pembelajaran (e-learning) bukan lagi barang asing bagi kita. Karena di kampus STISIPOL tercinta, kita telah coba menyediakan berbagai fasilitas internet dan perisiannya yang dapat menunjang komunikasi belajar mengajar antara mahasiswa dan dosen.
Melalui media ini, saya menyediakan diri dan waktu bagi para mahasiswa yang berminat untuk berdiskusi berkaitan dengan materi-materi kuliah yang telah saya sampaikan di kelas maupun yang akan saya sebarkan melalui media ini. Anda bisa mendownload materi-materi kuliah saya di bawah ini.
Saran dan kritik bisa disampaikan pada fasilitas comment yang tersedia.
Semoga bermanfaat.
Wassalam.
Zamzami A Karim
MATA KULIAH SOSIOLOGI POLITIK | Semester Genap 2008 – 2009
Klik Untuk mendownload dalam format Microsoft Powerpoint
|Perspektif Sosiologi Politik
|Kekuasaan dan Legitimasi
|kekuasaan-pengaruh-dan-legitimasi2.ppt
|civil-society-dan-masyarakat-madani
MATA KULIAH KOMUNIKASI POLITIK | Semester Ganjil 2008-2009
Klik Judul di bawah ini untuk mendownload:
| Modul komunikasi-politik(*.doc)
| Komunikasi politik dan sistem politik (*.ppt)
| Membangun ketrampilan bicara (*.ppt)
| Teknik-Retorika (*.ppt)
Dear Mr. Zamzami …
Ada beberapa pertanyaan setelah saya mengikuti kuliah Bapak, kalau misalkan ada waktu tolong dijawab, terimakasih.
1. Menurut Bapak di Indonesia antara Perilaku Masyarakat dan Perilaku Politik mana yang lebih berperan dam memberi pengaruh kepada yang lainnya?
2. Mengapa Perilaku Politik Kita masih belum jujur walaupun itu dalam hal kebaikan apalagi dalam hal keburukan, sebagai imbasnya birokrat/aparatur pemerintah mempunyai kepribadian ganda?
3. Apakah Bapak bisa membuktikan bahwa social capital dapat membentuk masyarakat madani? Adakah contoh masyarakat madani itu?
4. Adakah ahli sosiolog dan politik mengkaji dan menemukan apa yang salah dalam pemerintahan Indonesia dan menemukan solusi yang tepat, karena seperti yang kita ketahui bersama image pemerintahan kita masih negatif?
Itu saja pertanyaan saya, mudah-mudahan Bapak bisa memberikan pencerahan.
Thanx
Only ur student
Salam sejahtera,
Terimakasih kepada siapa pun Anda (maaf karena Anda tidak mencantumkan identitas) yang telah memberi komen atas Materi Kuliah saya, dan itu menunjukkan kita berada dalam frekuensi yang sama untuk berdiskusi melalui media ini.
Walaupun pertanyaan-pertanyaan Anda tersebut sungguh harus diakui merupakan pertanyaan yang memiliki bobot tinggi, dan karena itu sulit menjawabnya dalam kolom yang singkat ini, tetapi saya akan mencoba menguraikannya dalam satu artikel tersendiri pada blogs ini. Dan akan saya jelaskan pada pertemuan kuliah minggu ini.
Dear Mr. Zamzami
Terimakasih atas jawaban dari pertanyaan saya. Menanggapi jawaban Bapak, kalau begitu masyarakat madani dan sosial kapital hanyalah sebuah konsep bentuk masyarakat ideal. Sama seperti konsep masyarakat sosialisnya Marx, hanyalah sebuah pemikiran tentang masyarakat ideal, yang pada akhirnya tidak dapat bahkan tidak mungkin diwujudkan. Karena menurut saya konsep tersebut berdiri sendiri sama halnya dengan rumus hitungan ekonomi yang selalu menekankan cateris paribus [faktor yg lain dianggap tetap], terjadi pada teori Marx bahwa kapitalis dalam usaha memperoleh untung besar tidak selamanya menekan buruh, mereka merubah strategi pada tahun2 berikutnya dengan mensejalankan kesejahteraan buruh dengan keuntungan. Yg kedua saya kira membandingkan pedagang dan aparatur bukan merupakan konteks yg tepat, jangan juga kita membenarkan apa yg kita lakukan hanya karena orang lain melakukannya.
Kalau tidak keberatan ada yg ingin saya tanyakan lagi kpd Bpk:
1. Kenapa ilmu politik lebih menekankan pada kekuasaan bukan pada penerapan hukum, karena kekuasaan menurut saya lebih bersifat personal sedangkan hukum bersifat global.
2. Apakah ada pengaruhnya dengan budaya bangsa kita yg menurut sebagian orang bahwa RI adalah negara berdasarkan kekuasaan bukan negara hukum, pada budaya kerja pemerintah yg mendahulukan pimpinan selaku pemegang kekuasaan daripada hukum itu sendiri?
Terimakasih atas waktunya, mohon maaf jika ada yg kurang berkenan.
Ur student
Dear Mr. Zamzami,
Saya adalah mahasiswa Anda Jurusan Sosiologi semester 4 yang mengambil mata kuliah Sosiologi Politik yang baru selesai tadi sore, sebenarnya tadi, saya ingin bertanya sesuatu namun karena waktu yang tak sempat saya untuk bertanya dan lagian serem aja sama teman2 yang tak sabar ingin pulang !!
begini pak, mata kuliah tadi sore telah bapak jelaskan tentang SDP yang dimiliki oleh seorang penguasa dan bagaimana cara melanggengkan kekuasaan tsb. kalau boleh saya menambahkan seperti : menghilangkan peraturan lama dan menggantikannya kepada yg baru dan melakukan penekanan kepada bawahannya agar mereka dapat melakukan apa yang menjadi keputusannya. saya ambil contoh :
misalnya partai A yang dikuasai oleh seseorang dalam wilayah pengaruh yang boleh dikatakan luas. dalam hal ini mungkin ia mencoba mempertahankan kekuasaannya dengan meniadakan konvensi untuk mengambil calon dari nonkadernya dlm pilpres mendatang. dengan alasan karena konvensi tidak diatur dalam AD/ART partai tsb. sah-sah saja sih untuk apa diadakan konvensi dari non kader kalau yang menang adalah orang lain!
namun bagaimana seandainya ada kader dari partai tersebut (A), yang menyayangkan atas ditiadakannya kenvensi itu. karena dengan jalan konvensilah legitimasi bisa dicapai dengan baik.
pertanyaan saya pak, gimana menurut pandangan bapak tentang wilayah pengaruh yang dikuasai oleh aktor itu apakah mutlak keputusan tsb ? sehingga tidak bisa diganggu gugat dan bagaimana usulan dari kadernya yang menghendaki tetap diadakannya konvensi ?
Terimakasih sebelumnya..wassalam
assalamualaikum…..
pak saya mahasiswa smester 3, prodi ilmu pemerintahan pagi, mau nge-download bahan materi studi “sistem sosial budaya indonesia”….ya walaupun baru mulai tapi kan tak de salahnya kalau sebagai pegangan kami khususnya mahasiswa ilmu pemerintahan semestar 3…
terima kasih sebelumnya…
ijin pak. saya mw baca karya tulis bapak. moga bertambah ilmu semua baik yang berkarya dan yang baca.
Salam,
Saya adalah mahasiswa sosiologi. Ada satu hal yang ingin saya tanyakan yaitu mengapa bapak tidak mengajar lagi di sosiologi terutama sosiologi politik!!!
5 W plus 1 H?
Terima kasih untuk menjawab.
Terima kasih juga untuk bahan materi kuliahnya.
saya sebagai dosen, kira bagaimana mencari materi yang tepat dan mudah dimengerti oleh mahasiswa.
saya perlu bahan
thank. wassalam