Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Percik Minda’ Kategori

Meranyah untuk para Guru

Tulisan berikut ini merupakan tanggapan saya atas email yang dikirimkan oleh bang Embi Asmara alias Pawana yang merasakan betapa para guru tidak diperhatikan terutama dari segi penambahan wawasan teknologinya, selanjut isinya saya kutip sepenuhnya disini:

Untuk mentranslate bahasa

Harapan..?

Tulisan ini berisi bahan untuk didiskusikan atau diobrolin yang berasal dari percikan-percikan pikiran hasil bacaan buku-buku tertulis maupun buku tak bertulis. Mari mengasah minda…

Untuk mentranslate bahasa

Saudara-saudara yang budiman…
Sungguh, manusia selalu menemukan jalan untuk mengurangi beban kesulitan hidupnya dalam keadaan “kepepet”. Ternyata, dalam masyarakat kita yang sangat berorientasi materi, selalu dihantui oleh

Untuk mentranslate bahasa

Diajak atau Diperintah?

Bulan Ramadhan yang lalu banyak sekali pengalaman yang layak untuk diceritakan disini. Ini adalah pengalaman dan pengamatan terhadap perilaku manusia MERDEKA.  Bahwa manusia pada hakekatnya adalah

Untuk mentranslate bahasa

Reformasi di bidang politik sesungguhnya dapat tergambar terutama dalam sistem Pemilunya. Untuk Pemilu 2009 yang akan terjadi pada 9 April 2009, kira-kira 190 hari lagi dari sekarang, kita akan menggunakan UU No. 10/2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Selain itu, “berkah” reformasi politik juga tergambar dengan menjamurnya jumlah parpol yang akan bersaing merebut [...]

Untuk mentranslate bahasa

Mahasiswaku yang rajin berlayar dilautan maya…
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada 21 Mei 2008 FISIP UMRAH telah mengundang seorang motivator dahsyat dari UNRI untuk memberikan pencerahan kepada komunitas mahasiswa se Tanjungpinang.  Beliau adalah Prof. Dr. Firdaus LN, M.Si, guru besar UNRI asli budak Dabo Singkep.  Selain sebagai sahabat, beliau juga adalah guru bagi saya, seorang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Oleh : Firdaus LN
Reformasi telah menjadi ikon mahasiwa Indonesia yang berjaya menumbangkan pilar Orde Baru. Maka menggelegar lah pekik-pekau “Reformasi (3x) … sampai mati..!” Kesaktian kata kunci tersebut teramat dahsyat membakar semangat mahasiswa yang hingga kini seakan tak pernah letih meramaikan pentas dunia politik praktis melalui unjuk kekuatan otot dalam pesta demonstrasi dengan segala atributnya. [...]

Untuk mentranslate bahasa